Ia mengingatkan bahwa kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat.
“Mari kita bangkit dari rasa malas dan puas diri. Kebangkitan Kristus harus membangkitkan semangat kita untuk bekerja keras, melayani tamu atau wisatawan dengan ramah, dan menjaga kebersihan lingkungan kita. Kesuksesan daerah ada di tangan kita semua, bukan hanya menunggu pemerintah,” ungkapnya.
3. Bangkit Membangun Keluarga yang Kuat
Selain itu, Benediktus juga menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sehat dan bermoral.
Ia mengajak para orang tua untuk lebih aktif membina anak-anak agar tidak terjerumus dalam pengaruh negatif.
“Saya mengajak para orang tua untuk bangkit membangun keluarga yang kuat dalam iman dan kasih. Jangan biarkan anak-anak kita terjerumus pada hal-hal negatif. Paskah adalah saatnya mempererat tali kasih dalam keluarga,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Benediktus Nurdin mengingatkan bahwa makna Paskah tidak boleh direduksi hanya pada simbol-simbol perayaan semata, tetapi harus menjadi gerakan nyata perubahan hati dan tindakan.
“Saudara-saudara, Paskah bukan hanya tentang telur dan lilin, tetapi tentang hati yang baru. Jika kita semua bangkit dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, saya yakin Manggarai Barat akan menjadi tempat yang penuh berkat bagi kita semua,” tuturnya penuh harap.
Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih serta harapan agar seluruh masyarakat senantiasa hidup dalam damai dan berkat.
Terima kasih.
Salam sejahtera untuk kita semua.
Tuhan memberkati. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









