Ia juga mengingatkan peserta agar disiplin mengikuti tata tertib ujian.
“Peserta wajib hadir satu jam sebelum jadwal ujian dimulai untuk proses registrasi. Mereka juga harus membawa kartu ujian dan KTP asli,” tegas Anto.
Dalam pelaksanaan hari pertama, sempat terjadi satu kasus peserta yang tidak membawa KTP. Namun, berkat bantuan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Manggarai yang standby di lokasi, masalah tersebut dapat diselesaikan dan peserta tetap bisa mengikuti ujian.
Lebih lanjut, Anto menjelaskan bahwa lokasi ujian di “Tilok Mandiri” dipilih atas arahan dari BKN Pusat, dan seluruh fasilitas disiapkan oleh mereka.
“Tim dari Kantor BKN Pusat sebelumnya telah melakukan survei untuk menentukan kelayakan lokasi. Jadi, seluruh pelaksanaan ini mengikuti petunjuk teknis dari BKN,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa peserta yang mengikuti formasi jabatan teknis minimal harus memiliki pengalaman kerja satu hingga dua tahun dan telah terdata dalam pendataan honorer tahap satu maupun dua.
“Proses pengangkatan honorer sebelumnya pun disesuaikan dengan kualifikasi pendidikan. Jadi semua berjalan sesuai regulasi,” pungkas Anto.
Pelaksanaan seleksi P3K tahap dua ini diharapkan dapat berjalan lancar hingga hari terakhir, demi menghasilkan aparatur sipil negara yang kompeten dan sesuai kebutuhan daerah. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









