Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pembangunan Huntara Korban Gempa di Mabar Hadapi Kendala, Ini Perintah Tegas Menko Polkam!

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
032b6d90 d461 11f1 9af3 514fc3ab5e49
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, mengevaluasi progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat korban gempa bumi di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). (foto : Dok. Isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, mengevaluasi progres pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat korban gempa bumi di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Evaluasi tersebut menyoroti sejumlah aspek penting, mulai dari akurasi dan pemutakhiran data penerima manfaat, percepatan pembangunan fisik, hingga penyelesaian berbagai kendala teknis yang masih dihadapi di lapangan.

Evaluasi itu disampaikan Dudung dalam Rapat Koordinasi Progres Pembangunan Huntara Korban Bencana Alam Gempa dan Keselamatan Transportasi Laut di Provinsi NTT, yang berlangsung di Bandara Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Baca Juga :  FPM dan FORKOMA Mabar Gelar Pelatihan Jurnalistik, Bekali Generasi Muda dengan Kompetensi Pers

Dalam rapat tersebut, Dudung menegaskan bahwa sinkronisasi data antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat harus menjadi perhatian serius. Menurutnya, data yang akurat merupakan fondasi utama agar penanganan korban bencana, khususnya penyediaan hunian sementara, benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ia meminta pemerintah daerah melakukan pengecekan kembali terhadap jumlah penerima manfaat sebelum laporan tersebut disampaikan kepada Presiden.

“Tadi saya sudah minta ke Bupati agar jumlah ini dicek. Dan nanti akan saya laporkan kepada Bapak Presiden sehingga betul-betul nanti secara akurat penanganannya,” ujar Dudung.

Baca Juga :  Kapolda NTT Resmikan Lapangan Tembak Setia 38 Polres Mabar, Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Personel

Berdasarkan laporan Tim Pendamping BNPB Manggarai Barat, Hadi Sutrisno, pembangunan huntara ditargetkan sebanyak 458 unit yang tersebar di 11 kecamatan dan 97 desa terdampak gempa bumi.

Namun, upaya merealisasikan target tersebut tidak terlepas dari berbagai tantangan. Sejumlah kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan material bangunan yang harus didatangkan dari luar daerah, luasnya persebaran lokasi pembangunan, minimnya tenaga kerja terampil, serta kesiapan lahan dan infrastruktur pendukung.

  • Bagikan