LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Suatu pagi yang cerah di Desa Wae Jare, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), disambut dengan semangat dan kerja keras para pekerja yang sedang menggali tanah untuk membuka jalan baru.
Terletak di Dusun Nampe Langgu, jalur ini akan menjadi penghubung vital antara kampung Tilu Tuna dan Liang Loha, membuka akses sepanjang 1.800 meter yang sebelumnya sulit dilalui.
Pembangunan ini bukan sekadar mimpi, namun nyata, berkat alokasi anggaran sebesar Rp200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) dari Dana Desa (DD) tahun 2024.
Dana ini bukan hanya sekadar investasi dalam pembangunan fisik, namun juga investasi dalam kualitas hidup masyarakat desa yang akan merasakan manfaatnya secara langsung.
Suasana penggalian jalan baru tersebut diwarnai dengan kehadiran para pemimpin lokal, seperti Kepala Desa Damianus Malu, S.E., yang memimpin proses tersebut.
Beliau tak hanya hadir sebagai figur simbolis, namun turut serta dalam kerja fisik, menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap pembangunan desa yang berkelanjutan.
Saat ditanya tentang signifikansi proyek ini, Kepala Desa Damianus Malu, S.E., menyatakan bahwa pembukaan jalan baru ini adalah langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur pedesaan.
“Kami tidak hanya membuka jalan, tetapi juga membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas hidup warga desa,” ujarnya dengan penuh semangat, pada Selasa (11/6/2024) siang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









