“Kita harus memastikan bahwa proses Pilkada berjalan sesuai dengan mekanisme yang benar dan adil,” tambahnya.
Terkait dengan kader, Jonathan menjelaskan bahwa Partai Perindo tidak mengusung kader secara sembrono.
“Partai Perindo NTT merupakan partai baru yang memiliki banyak pertimbangan. Kader yang diusung haruslah yang benar-benar memenuhi kriteria dan memiliki dedikasi yang tinggi terhadap partai serta visi misi yang diemban,” tegasnya.
Ketika ditanya mengenai kader yang berada di 22 Kabupaten dan 1 Kota yang ingin maju sebagai bakal calon kepala daerah, Jonathan menegaskan bahwa partai siap untuk memprosesnya namun dengan proses seleksi yang ketat.
“Kami tidak serta merta memberikan rekomendasi, kami akan melihat apakah calon tersebut benar-benar mampu mengelola satu wilayah dengan baik serta memenuhi syarat intelektual dan integritas yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Jonathan juga menyoroti pentingnya seleksi yang ketat dalam Pilkada ini.
“Pilkada bukan hanya sekadar asal tarik, asal mau. Kami harus selektif untuk memastikan bahwa calon yang diusung benar-benar layak dan memiliki kapabilitas untuk memajukan daerah,” jelasnya.
Ditambahkannya, hasil Pemilu Legislatif sebelumnya menunjukkan dinamika yang menarik di level provinsi dan kabupaten/kota.
“Meskipun terjadi penurunan di level provinsi hanya mendapat 1 kursi DPRD, namun kenaikan di tingkat kabupaten/kota menunjukkan bahwa partai sedang mengalami perkembangan yang positif mencapai 45 kursi di DPRD ,” tambahnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









