“Harapan kami, siapa pun yang terpilih nanti merupakan kepala desa yang benar-benar ingin membangun desanya. Yang paling penting adalah seluruh masyarakat tetap bersatu dan bersama-sama membangun desa setelah Pilkades selesai,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Mbeliling juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan personel Polres Manggarai Barat dan TNI yang ikut membantu pengamanan pelaksanaan Pilkades.
Kehadiran personel keamanan dinilai memberikan dukungan terhadap upaya pemerintah kecamatan dalam menjaga situasi tetap kondusif selama proses pencoblosan hingga tahapan penghitungan suara.
“Kami dari pemerintah kecamatan menyampaikan terima kasih atas kehadiran personel dari Polres Manggarai Barat dan TNI. Kehadiran mereka sangat membantu kami di kecamatan, terutama dalam memastikan kondisi keamanan selama pelaksanaan Pilkades,” ungkap Agustinus.
Ia berharap pengamanan dapat terus dilakukan hingga seluruh rangkaian Pilkades selesai, termasuk pada saat penghitungan suara dan proses setelah penetapan hasil.
“Kami berharap proses Pilkades di Kecamatan Mbeliling dapat berjalan aman, damai dan lancar sampai selesai. Jangan sampai ada persoalan yang muncul hanya karena perbedaan pilihan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakapolres Manggarai Barat, Martinus Pake, S.H., M.H, mengatakan pihak kepolisian terus melakukan pengamanan sejak dimulainya proses pencoblosan hingga tahapan pemungutan suara selesai.
Martinus memastikan bahwa berdasarkan pemantauan aparat di lapangan, pelaksanaan pencoblosan di wilayah Kecamatan Mbeliling, terutama di Desa Wae Jare berjalan dalam situasi aman dan terkendali.
“Mulai dari awal pencoblosan sampai dengan selesai pencoblosan di Desa Wae Jare, situasi berjalan aman dan terkendali,” ujar Martinus.
Menurutnya, personel Polres Manggarai Barat bersama unsur TNI terus melakukan pengamanan dan pemantauan di sejumlah lokasi pelaksanaan Pilkades guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
Ia juga mengingatkan seluruh pihak agar tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu proses demokrasi di tingkat desa.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Desa Wae Jare untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Perbedaan pilihan merupakan hal yang biasa dalam demokrasi, tetapi keamanan dan persaudaraan harus tetap dijaga,” katanya.
Martinus berharap seluruh tahapan Pilkades, termasuk penghitungan suara, dapat berlangsung dengan aman, tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Kecamatan Mbeliling dan aparat keamanan pun mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menghormati hasil proses demokrasi serta menjaga situasi agar tetap kondusif hingga seluruh rangkaian Pilkades serentak tahun 2026 selesai.
Dengan pengamanan dan koordinasi antara pemerintah kecamatan, panitia Pilkades, TNI-Polri serta masyarakat, pelaksanaan Pilkades di enam desa di Kecamatan Mbeliling diharapkan dapat berlangsung secara aman, damai dan demokratis, sekaligus menghasilkan kepala desa yang mendapat mandat masyarakat untuk melanjutkan pembangunan di masing-masing desa. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









