Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Bersama Instansi Terkait Cek Peredaran Kebutuhan Pokok

  • Bagikan
Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pedagang di Kota Labuan Bajo, Manggarai Barat untuk mengecek peredaran bahan kebutuhan pokok masyarakat.
Polisi Bersama Instansi Terkait Cek Peredaran Kebutuhan Pokok. (foto : isth).

Lebih lanjut, kepolisian dengan dukungan instansi terkait lainnya di Manggarai Barat terus mengantisipasi kalau masih ada barang-barang yang kadaluwarsa maupun barang tertentu yang dapat dipalsukan oleh pembuatannya. Jika ditemukan maka akan ditarik demi kenyamanan masyarakat konsumen.

“Termasuk juga kue-kue lebaran kita lakukan pengecekan, karena kelompok makanan itu memang paling rawan kadaluwarsa,” jelasnya.

Selain itu, Mantan Kapolsek Macang Pacar itu mengimbau para pedagang maupun pemilik toko modern untuk segera menarik bahan makanan apabila menemukan kemasan yang sudah rusak dan bahan makanan yang telah melampaui tanggal kadaluwarsa untuk dimusnahkan.

Baca Juga :  Kapolda NTT Rotasi Perwira, Leo Marpaung Kini Pimpin Polairud Manggarai Barat

Idealnya pelaku usaha harus mengontrol setiap saat dari etalase atau pajangan yang ada di sarana mereka untuk memeriksa kemungkinan adanya produk yang rusak.

“Kami imbau konsumen cerdas memilih produk, perhatikan sampling setiap kemasan, label, izin edar dan tanggal kedaluwarsa. Jangan sampai nanti saat Paskah maupun Lebaran bulan April mendatang, masyarakat pada keracunan makanan ataupun mengalami alergi,” ungkap Pak Eka sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Tri Dedy Mengamuk di Aksi: Kuota Padar Selatan Tidak Masuk Akal dan Mencekik Rakyat!

Dia juga mengingatkan, dalam ketentuan perundang-undangan, menjual produk yang kedaluwarsa atau rusak dapat diberi sanksi administratif yaitu produknya ditarik dan dimusnahkan. Bahkan bisa juga sampai dilakukan penghentian usahanya untuk mendistribusikan atau dicabut izin usahanya.

“Kami berharap kepada pengusaha untuk mematuhi semua peraturan terkait semua produk pangan dan olahan terutama sekarang banyak konsumen yang perlu jelang hari raya keagamaan,” pungkasnya. **

  • Bagikan