Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polres Manggarai Barat Buka Pendaftaran Satpam, Peluang Kerja Baru Bagi Pemuda Lokal

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260205 092557
Kasat Binmas Polres Manggarai Barat, Polda Nusa Tenggara Timur, IPTU Juharis. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Barat melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) resmi membuka pendaftaran calon Satuan Pengamanan (Satpam) bagi masyarakat Manggarai Barat.

Program ini merupakan hasil kerja sama antara Polres Manggarai Barat dengan PT DFS selaku Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP).

Kasat Binmas Polres Manggarai Barat, Polda Nusa Tenggara Timur, IPTU Juharis, mengatakan bahwa pembukaan pendaftaran Satpam ini menjadi salah satu upaya Polri dalam membantu membuka peluang kerja serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pengamanan profesional.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Ungkap Oknum Polisi F Diperiksa Ditreskrimum di Polres Mabar

“Kami dari Polres Manggarai Barat, dalam hal ini melalui Sat Binmas, telah membuka pendaftaran Satpam yang bekerja sama dengan BUJP. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 2 Februari 2026 dan untuk waktu penutupannya belum ditentukan, karena menyesuaikan dengan jumlah peserta yang mendaftar,” ujar IPTU Juharis kepada media ini pada Kamis (5/1).

Ia menjelaskan, hingga saat ini jumlah pendaftar sudah menunjukkan angka yang cukup memadai. Dari kuota yang disiapkan, pendaftaran akan ditutup apabila jumlah peserta telah memenuhi kebutuhan pelatihan.

Baca Juga :  Diperiksa 8 Jam Terkait Sengketa Lahan Nggoer, Oknum Polisi F Hindari Wartawan

“Kami melihat animo masyarakat cukup baik. Sejauh ini sudah ada sekitar 20 orang lebih yang mendaftar, dan kemungkinan hari ini maupun besok masih akan ada penambahan. Jika jumlah peserta sudah memadai, sekitar 63 orang, maka pendaftaran akan ditutup dan segera dilaksanakan pelatihan Satpam,” jelasnya.

Menurut IPTU Juharis, pelatihan Satpam ini sangat penting karena menjadi pintu masuk bagi para pencari kerja, khususnya generasi muda, untuk mendapatkan pekerjaan yang legal, profesional, dan bersertifikat.

  • Bagikan