BORONG, NTTNEWS.NET – Sebuah proyek jalan lapisan penetrasi (Lapen) di Terminal Kembur, Manggarai Timur, yang dikerjakan oleh CV Pena Mas dengan dana APBD Kabupaten Manggarai Timur Tahun 2023 senilai Rp944.999.000,-, menuai kritik tajam karena penyimpangan dalam pelaksanaannya.
Pantauan Suaraburuh.com di lokasi proyek mencatat bahwa dalam pengerjaan tembok penahan jalan, digunakan bahan bambu, tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang seharusnya memakai pipa untuk penyulingan. Pipa tersebut berfungsi untuk mencegah air hujan mengendap, melainkan dialirkan keluar.
Selain itu, tembok bahu jalan pada proyek ini juga tercatat mengalami keretakan, menunjukkan adanya ketidaksesuaian dengan standar kualitas konstruksi.
Kontraktor CV Pena Mas, dalam konfirmasi telepon, mengakui bahwa seluruh pengerjaan proyek tidak berjalan mulus.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









