Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Proyek Nasional di Labuan Bajo Mandek Pembayaran, Wakil Ketua DPRD Mabar Geram

  • Bagikan
IMG 20250602 130528
Wakil Ketua I DPRD Manggarai Barat, Sewargading SJ. Putra. (foto : isth).

Lebih lanjut, Sewargading mendorong semua pihak, termasuk BPOLBF dan kontraktor utama, untuk bersikap adil dan transparan dalam menyelesaikan persoalan ini.

Ia menyarankan agar jika tidak ada titik temu secara kekeluargaan atau administratif, pihak-pihak terkait segera melapor ke DPRD untuk dilakukan pemanggilan resmi.

“Silakan ajukan surat resmi ke DPRD. Kami siap memfasilitasi agar masalah ini segera mendapat titik terang. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan. Toh, kami ini wakil rakyat, dan wajib hadir saat rakyat mengalami ketidakadilan seperti ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Tri Dedy Mengamuk di Aksi: Kuota Padar Selatan Tidak Masuk Akal dan Mencekik Rakyat!

Ia juga mengingatkan, bahwa semua aset yang telah dibangun dengan dana APBN/APBD sejatinya sudah menjadi milik negara. Oleh karena itu, segala aktivitas yang terkait dengan penguasaan atau penggunaan fasilitas tersebut tanpa kejelasan hukum dapat dianggap sebagai pelanggaran.

“Kalau proyek ini sudah dibiayai negara, maka segala bentuk pengerjaan dan hasilnya sudah menjadi aset negara. Jangan main kuasai seenaknya. Kalau tak diselesaikan secara serius, ya masyarakat bisa terdorong untuk bertindak sendiri. Dan itu tentu kita tidak inginkan,” ucapnya.

Baca Juga :  Wabup Yulianus Weng Resmi Membuka MTQ Kecamatan Komodo Ke-31

Di akhir pernyataannya, ia menekankan pentingnya kehadiran nurani dalam menyelesaikan konflik-konflik seperti ini.

“Pertanyaannya sederhana: sejauh mana nurani kita terpanggil untuk menyelesaikan persoalan ini? Jangan semua langkah selalu dikembalikan ke norma-norma administratif semata. Kadang, kita perlu pendekatan yang lebih manusiawi,” tutupnya. **

  • Bagikan