“Premanisme dalam bentuk apa pun yang meresahkan masyarakat atau menghambat dunia usaha akan ditindak tegas. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan kepastian hukum dan mendukung iklim investasi yang sehat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga sebagai upaya preventif dan represif dalam menjaga keamanan.
Kegiatan patroli ini diharapkan mampu memberikan efek cegah dini (deterrent effect) terhadap potensi tindak kriminalitas.
“Selain patroli rutin, kami juga siap melakukan penegakan hukum terhadap setiap aksi premanisme yang ditemukan di lapangan,” ujar mantan Danyon A Resimen III Pasukan Pelopor Korbrimob Polri tersebut.
AKBP Christian Kadang menegaskan bahwa kegiatan patroli akan dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan.
Ini merupakan wujud nyata dari perlindungan Polri kepada masyarakat serta bagian dari strategi jangka panjang dalam menciptakan kondisi zero premanisme di wilayah hukum Polres Manggarai Barat.
“Patroli ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan daerah, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi semua pihak,” tutupnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









