Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sudamala Resorts Resmikan PLTS dan Program Restorasi Terumbu Karang, Gubernur dan Bupati Apresiasi

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251101 WA0123
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dan Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Labuan Bajo RD Richard Manggu menghadiri peresmian sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terintegrasi dan program restorasi terumbu karang di kawasan Sudamala Resorts, Pulau Seraya Kecil, Labuan Bajo, Sabtu siang (1/11/2025). (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dan Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Labuan Bajo RD Richard Manggu menghadiri peresmian sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terintegrasi dan program restorasi terumbu karang di kawasan Sudamala Resorts, Pulau Seraya Kecil, Labuan Bajo, Sabtu siang (1/11/2025).

Ketiga tokoh penting tersebut hadir bersama CEO Sudamala Resorts, Ben Subrata, serta sejumlah pemangku kepentingan lain, termasuk Yayasan Sudamala Bumi Insani, Yayasan Bali Blue Harmony, dan mitra teknologi Xurya serta Suryagen.

Sudamala Resorts menegaskan komitmennya terhadap pariwisata berkelanjutan melalui dua inisiatif utama: sistem PLTS yang kini memenuhi hingga 85 persen kebutuhan listrik resort, dan program restorasi terumbu karang di area rumah karang resort.

Baca Juga :  Kapolda NTT Rotasi Perwira, Leo Marpaung Kini Pimpin Polairud Manggarai Barat

“Peralihan energi dan upaya konservasi terumbu karang membuktikan komitmen kami pada keberlanjutan, baik di darat maupun di laut,” ungkap Ben Subrata, CEO Sudamala Resorts di Pulau Seraya Kecil.

Sistem PLTS tersebut terdiri atas 480 panel surya berkapasitas 300 kWp dan baterai penyimpanan energi sebesar 770 kWh yang telah berfungsi optimal selama tiga bulan terakhir.

Menurut Ben, sistem ini mampu menghasilkan sekitar 410.000 kWh energi bersih per tahun dan menekan emisi karbon hingga 370 ton CO₂, setara dengan penanaman lebih dari 4.900 pohon setiap tahun.

Selain energi bersih, Sudamala Resorts juga menjalankan program restorasi terumbu karang seluas 3,56 hektar dengan metode Modular Artificial Reef Structure (MARRS) — teknologi yang terbukti efektif dalam memulihkan ekosistem laut sekaligus memberdayakan masyarakat lokal.

Baca Juga :  Lawan Pilkada ke NasDem, Mantan Cawabup Andi Risky Kini Pegang Pos Strategis

Ketua Yayasan Bali Blue Harmony, Pariama Hutasoit, berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat menjadi contoh bagi pelaku industri wisata lain.

“Kami berharap inisiatif ini menginspirasi lebih banyak pelaku pariwisata untuk berkontribusi dalam menciptakan masa depan laut yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi langkah konkret Sudamala Resorts yang dinilainya sebagai model ideal pembangunan hijau di sektor pariwisata.

  • Bagikan