Ridwan menambahkan, “Kami mengerahkan alut RIB dari Pos SAR Manggarai Barat, Searider KSOP Labuan Bajo, Searider Polda NTT, Searider Mabes Polri, serta Kapal Nelayan Kampung Air. Selain itu, penyelaman dilakukan oleh tim Rescuer Pos SAR Manggarai Barat dan Polair Polres Manggarai Barat hingga kedalaman 25 meter, di mana ditemukan bangkai kapal dan jaring ikan milik korban.”
Operasi pencarian hari pertama berlangsung hingga pukul 18.00 Wita, namun hasilnya belum memuaskan.
“Kami belum menemukan korban, dan operasi akan dilanjutkan pada esok pagi, 16 September 2024,” kata Ridwan.
Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi ini meliputi Pos SAR Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo, KSOP Labuan Bajo, Polair Polres Manggarai Barat, Polair Mabes Polri, Ditpolair Polda NTT, serta Nelayan Kampung Air dan keluarga korban. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









