Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tim SAR Gabungan Resmi Tutup Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Nagekeo

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250915 204021
Tim SAR Gabungan resmi menutup operasi pencarian korban bencana alam banjir bandang di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (15/9/2025) pukul 15.00 Wita. (foto : isth).

“Kami sampaikan juga bahwa korban yang meninggal pasca kejadian secara real di lokasi kejadian berjumlah 5 orang, setelah ditemukannya saudara Achiles pada operasi SAR hari ke tiga. Selanjutnya, Tim SAR Gabungan telah berjuang dengan waktu dan tenaga, mengerahkan alat ekskavator serta anjing pelacak lokal, namun hingga hari ketujuh tidak ditemukan lagi tanda-tanda keberadaan korban. Karena itu pencarian dinyatakan ditutup. Namun, apabila di kemudian hari ada tanda-tanda baru penemuan korban, maka operasi SAR dapat dibuka kembali,” lanjut Fathur.

Baca Juga :  Ketua ASKAB PSSI Manggarai Barat Resmi Buka O2SN Gugus Puncak Eltari di SDI Nara

Ia juga menyampaikan apresiasi dan duka cita mendalam kepada semua pihak yang terlibat dalam operasi SAR serta keluarga korban.

“Kerja keras seluruh unsur Tim SAR Gabungan selama tujuh hari berturut-turut merupakan bukti pengabdian dalam misi kemanusiaan di tanah Nagekeo. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR atas waktu dan tenaga yang diberikan sehingga proses pencarian dapat berjalan lancar. Kepada keluarga korban yang ditinggalkan, kami turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya,” ungkap Fathur di akhir konferensi pers.

Baca Juga :  Kapolres Mabar Bantah Anggotanya Terlibat Mafia BBM: "Tidak Ada Ruang Bagi Pelanggar Hukum"

Sebagaimana diketahui, banjir bandang di Kecamatan Mauponggo terjadi pada 8 September 2025. Hujan deras yang mengguyur sejak pagi hingga petang menyebabkan sungai meluap dan menghantam permukiman warga. Banjir tersebut mengakibatkan kerusakan rumah, lahan pertanian, serta menelan korban jiwa. **

  • Bagikan