“Keluarga besar Lale, karena kami suku Lale, tetap solid mendukung paket Edi-Weng pada pilkada 27 November 2024 yang akan datang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Simon menceritakan bahwa sebelumnya, tim dari Mario-Rikar pernah mendatangi rumah anak Vitus di Lembor dengan harapan mendapatkan dukungan.
“Setelah itu, Vitus menelpon saya dan menyampaikan tentang kedatangan Tim Mario-Rikar tersebut. Saya bilang, jangan terlalu percaya ajakan dari tim lain. Kita tetap konsisten siap mendukung dan memenangkan paket Edi-Weng,” jelasnya.
“Artinya, keluarga tidak mungkin kami lepas. Status (Koa) berarti anak sendiri, jadi apapun alasannya kami tetap fokus bekerja untuk kemenangan Edi-Weng,” tegas Simon, menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa dukungan keluarga Lale akan terus berdiri kokoh di belakang Edi-Weng hingga hari pemilihan.
Dengan pernyataan ini, jelas bahwa keluarga Lale, yang memiliki ikatan darah dan emosional dengan Edi, bertekad untuk memastikan dukungan mereka tidak hanya sekadar formalitas, melainkan sebuah komitmen yang kuat untuk masa depan Kabupaten Manggarai Barat. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









