Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wabup Nagekeo dan Forkopimda Tinjau Lokasi Banjir Bandang dan Longsor di Mauponggo

Kontributor : Stefen Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250910 WA0118
Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada bersama jajaran Forkopimda turun langsung memantau kondisi bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kecamatan Mauponggo pada Selasa (9/9/2025). (foto : isth).

Sementara itu, anggota DPRD Nagekeo, Idorus Goa, meminta pemerintah bergerak cepat tanpa mengabaikan prosedur.

“Bencana ini soal kemanusiaan. Semua prosedur tetap kita jalani, tetapi jangan sampai menghambat penanganan darurat,” tegas Idorus.

Ia juga mengingatkan agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan kaji cepat di lapangan dan menggunakan Dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) secara tepat sasaran.

“Gunakan dana BTT sebaik mungkin untuk menyelamatkan masyarakat kita yang sedang tertimpa bencana ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua ASKAB PSSI Manggarai Barat Resmi Buka O2SN Gugus Puncak Eltari di SDI Nara

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor terjadi akibat intensitas hujan tinggi sejak Minggu (7/9) dini hari hingga Senin (8/9) sore. Material batu dan pasir dari puncak Gunung Ebulobo memperparah kerusakan sehingga akses jalan utama tertutup total.

Upaya pembersihan material longsor dimulai Selasa (9/9) pukul 13.00 Wita dan baru bisa dilalui kendaraan sekitar pukul 17.00 Wita. Pengerjaan ini dilakukan agar distribusi logistik dan bantuan kemanusiaan bisa menjangkau titik-titik bencana lain di Kecamatan Mauponggo.

Baca Juga :  Gugatan Johanis Van Naput di Ujung Tanduk, Dasar Kepemilikan Dipertanyakan

Selain merusak akses jalan, bencana ini juga menghantam fasilitas umum. Sumber air minum Ae Gega yang selama ini menyuplai warga Desa Lajawajo dan Desa Kelewae ikut terdampak. Sebuah bak penampung dan tiga unit mesin isap rusak berat sehingga pasokan air bersih masyarakat terancam terganggu. **

  • Bagikan