Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Warga Keluhkan Kos-kosan Dijadikan Tempat Perselingkuhan dan Kumpul Kebo

  • Bagikan
Warga Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, mencurahkan isi hatinya (curhat), di hadapan KBO Satuan Binmas Polres Manggarai Barat, IPDA Komang Arya Bayuna.
Warga Keluhkan Kos-kosan Dijadikan Tempat Perselingkuhan dan Kumpul Kebo. (foto : isth).

Ia pun mengimbau kepada masyarakat yang memiliki usaha kos-kosan agar bisa dipedomani segala bentuk aturan yang ada.

“Untuk warga pendatang baru, masuk kos-kosan harus dicek, atau melapor ke RT. Pemilik kos mesti membuat imbauan/plakat wajib lapor ke Ketua RT,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, terkait patroli, kita ada Satuan Lalu lintas dan Satuan Samapta yang rutin melakukan patroli setiap malam. Nanti akan dikoordinasikan ke pimpinan dan jajaran.

Baca Juga :  Kadis PUPR Ngotot Air Masih Mengalir, DPRD dan Warga Bongkar Dugaan Gagalnya Proyek Rp2,2 Miliar di Ladur

“Di samping itu, warga diharapkan juga untuk menggalakkan kembali pos kamling agar kos-kosan tidak dijadikan tempat mesum,” tutur IPDA Komang.

Diakhir kegiatan, perwira berpangkat inspektur polisi itu mengajak semua pihak untuk selalu bersama-sama menciptakan kedamaian, dan ketenangan selama Nataru 2023 dan menjelang Pemilu 2024.

Baca Juga :  Teratai DeRie Menggila di Laga Perdana, SMK Muhammadiyah Golo Mori Tak Berkutik

“Kami minta masyarakat untuk tetap menjaga kamtibmas selama perayaan Natal dan Tahun Baru serta tidak terprovokasi isu apapun menjelang pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2024 mendatang. Mudah-mudahan semuanya berjalan dengan aman, lancar dan sukses,” pungkasnya. **

  • Bagikan