Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Polemik Seleksi Casis Akpol NTT, Aktivis Desak Kapolri Copot Kapolda

  • Bagikan
IMG 20240707 222352
Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Daniel TM Silitonga. (foto : isth).

Protes terhadap kelulusan 11 casis Akpol dari Polda NTT tahun 2024 telah mencuat di media sosial, terutama setelah diketahui bahwa sebagian besar dari mereka diduga bukan berasal dari NTT.

Nama-nama seperti Yudhina Nasywa Olivia (Wanita), Arvid Theodore Situmeang, Reynold Arjuna Hutabarian, Mario Christian Bernalo Tafui, Bintang Lijaya, Ketut Arya Adityanatha, Brian Lee Sebastian Manurung, Timothy Abisai Silitonga, Muhammad Rizq Sanika Marzuki, Madison Juan Raphael Karna Silalahi, dan Lucky Nuralamsyah, yang lolos menjadi sorotan, terutama karena mereka bermarga Batak.

Klarifikasi dari pihak Polda NTT menyatakan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan.

Baca Juga :  Tabrakan Maut Bekasi Timur, Praktisi Hukum Desak Investigasi Menyeluruh

“Setiap tahapan seleksi diawasi ketat oleh pengawas internal dan eksternal dari berbagai lembaga,” jelas Ariasandy, Kabid Humas Polda NTT.

Proses seleksi ini melibatkan ujian psikologi, akademik, dan menggunakan sistem CAT dengan fasilitas laboratorium komputer di Kota Kupang.

Baca Juga :  Tabrakan Maut Bekasi Timur, Praktisi Hukum Desak Investigasi Menyeluruh

“Hasilnya diumumkan pada hari yang sama dan tidak dapat diubah setelah proses selesai,” tambahnya. **

  • Bagikan