Protes terhadap kelulusan 11 casis Akpol dari Polda NTT tahun 2024 telah mencuat di media sosial, terutama setelah diketahui bahwa sebagian besar dari mereka diduga bukan berasal dari NTT.
Nama-nama seperti Yudhina Nasywa Olivia (Wanita), Arvid Theodore Situmeang, Reynold Arjuna Hutabarian, Mario Christian Bernalo Tafui, Bintang Lijaya, Ketut Arya Adityanatha, Brian Lee Sebastian Manurung, Timothy Abisai Silitonga, Muhammad Rizq Sanika Marzuki, Madison Juan Raphael Karna Silalahi, dan Lucky Nuralamsyah, yang lolos menjadi sorotan, terutama karena mereka bermarga Batak.
Klarifikasi dari pihak Polda NTT menyatakan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan.
“Setiap tahapan seleksi diawasi ketat oleh pengawas internal dan eksternal dari berbagai lembaga,” jelas Ariasandy, Kabid Humas Polda NTT.
Proses seleksi ini melibatkan ujian psikologi, akademik, dan menggunakan sistem CAT dengan fasilitas laboratorium komputer di Kota Kupang.
“Hasilnya diumumkan pada hari yang sama dan tidak dapat diubah setelah proses selesai,” tambahnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









