LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Kericuhan dalam rekapitulasi suara di PPK Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, menjadi sorotan setelah Frans Ambat, orang tua Caleg NasDem Fernando Yongki Ambat, S.H, nomor urut 5, menyampaikan ketidakpuasannya melalui sebuah video yang kini viral di masyarakat.
Dalam video berdurasi 1 menit 53 detik, Frans Ambat mengecam dugaan manipulasi data oleh penyelenggara PPK Kecamatan Kuwus.
Ambat mengungkapkan kekesalannya karena ada pergeseran suara di antara sesama Caleg NasDem di Dapil 2.
Ia menegaskan bahwa kedatangannya dari Jakarta untuk mengikuti pesta demokrasi yang jujur ternyata tidak sesuai harapan.
“Saya datang jauh-jauh dari Jakarta, agar pesta demokrasi ini sesuai produser. Akan tetapi kalau begini, modelnya saya akan viralkan ini,” ujar Frans Ambat sambil marah.
Dalam ancamannya, Frans Ambat menyebutkan rencananya untuk menghubungi pihak kepolisian dan media jika situasi tidak segera diatasi.
“Kalau sudah begini modelnya, pagi atau siang ini pasti rame. Saya akan telepon Kapolres, mau langsung di Polda juga bisa. Karena kemarin itu saya ada, masa sampai di PPK angka 1 jadi 7, dan ada lagi angka 1 jadi 4, saya sendiri yang saksikan dan saya ada rekap pribadi yang saya pegang sebelum kirim kesini (PPK), ” Jelas Orang tua Caleg NasDem itu.
Ia juga menyoroti pergeseran angka dalam rekapitulasi yang dianggapnya sebagai penggelembungan suara.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









