Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dinsos Mabar Gelar Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Kecamatan Pacar, Ferdy Pelong Apresiasi

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
FB IMG 1754316008445
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Manggarai Barat dan dipusatkan di Aula Kantor Camat Pacar. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Camat Kecamatan Pacar, Ferdy Pelong, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan advokasi kepada lembaga penyedia layanan pemberdayaan perempuan yang berlangsung di wilayahnya.

Kegiatan ini difasilitasi oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Manggarai Barat dan dipusatkan di Aula Kantor Camat Pacar, baru-baru ini.

Kegiatan advokasi ini diikuti oleh berbagai perwakilan lembaga pemberdayaan perempuan, di antaranya Tim Penggerak PKK Kecamatan, Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan PKK dari desa-desa se-Kecamatan Pacar.

Baca Juga :  Kapolda NTT Rotasi Perwira, Leo Marpaung Kini Pimpin Polairud Manggarai Barat

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kapasitas kelembagaan dalam mendukung kesetaraan gender, perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun sistem layanan yang responsif gender.

Camat Pacar, Ferdy Pelong, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh kegiatan semacam ini dan berharap agar seluruh peserta bisa menjadi agen perubahan di masing-masing wilayah tugas mereka.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Dinas Sosial P3A yang telah menghadirkan kegiatan advokasi ini di Kecamatan Pacar. Ini bukan hanya penting, tetapi juga strategis, karena menyasar langsung lembaga-lembaga yang menjadi ujung tombak pemberdayaan perempuan di lapangan,” tegas Ferdy Pelong di hadapan para peserta.

Baca Juga :  RSUD Komodo Resmi Gelar Onsite Training SIM-RS, Dorong Transformasi Digital Layanan Kesehatan

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif para perempuan dalam pembangunan desa harus terus didorong.

Menurutnya, peran perempuan bukan hanya dalam sektor domestik, tetapi juga strategis dalam berbagai aspek sosial, ekonomi, dan pembangunan.

  • Bagikan