Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

BREAKING NEWS: Turnamen Bupati Cup Ternodai, Presiden Club RNR Soroti Ketidakadilan Panitia

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20250924 111917
Presiden Club Putri RNR yang juga Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat dari Partai PKS, Saleh Muhidin, menyayangkan terjadinya polemik pada Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2025 yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Manggarai Barat. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Presiden Club Putri RNR yang juga Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat dari Partai PKS, Saleh Muhidin, menyayangkan terjadinya polemik pada Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2025 yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Manggarai Barat.

Menurutnya, panitia turnamen tidak konsisten dalam menjalankan aturan yang telah ditetapkan, sehingga membuat tim Putri RNR gagal melanjutkan pertandingan menuju babak perempat final.

“Seharusnya kami tetap melanjutkan pertandingan untuk memasuki perempat-final. Namun karena panitia diduga berpihak kepada tim yang tidak mengikuti aturan technical meeting, akhirnya kami batal bertanding,” tegas Saleh saat ditemui di Kantor DPRD Manggarai Barat, Rabu (24/9/2025).

Baca Juga :  Tri Dedy Mengamuk di Aksi: Kuota Padar Selatan Tidak Masuk Akal dan Mencekik Rakyat!

Saleh menjelaskan, persoalan bermula ketika pihaknya menemukan adanya pemain lawan yang dicurigai menggunakan identitas tidak sesuai. Tim RNR, kata dia, sudah membuktikan legalitas pemain dengan menunjukkan dokumen album pemain dan KTP asli. Namun, permintaan agar tim lawan menunjukkan KTP fisik tidak dipenuhi meskipun sudah ditunggu lebih dari dua jam.

“Manajer tim dan official meminta KTP fisik ditunjukkan agar sesuai dengan fotokopi yang ada di album. Faktanya, sampai dua setengah jam tidak ditunjukkan. Panitia hanya bilang ‘KTP sudah kami lihat’. Tapi yang komplain kan bukan panitia, melainkan tim. Jadi seharusnya ditunjukkan di hadapan official untuk clear dan adil. Nyatanya panitia menolak, ini yang membuat kami merasa dirugikan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tolak Kuota 1.000 Wisatawan ke TNK, Ketua AWSTAR Peringatkan Anggota

Lebih lanjut, Saleh menilai keputusan sepihak panitia yang menyatakan pemain lawan sah tanpa menghadirkan bukti di depan tim lain sangat mencederai semangat sportivitas.

  • Bagikan