ENDE, NTTNEWS.NET – Kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam penyelenggaraan Eltari Memorial Cup (ETMC) ke-XXIV di Kabupaten Ende seharusnya menjadi momentum penting bagi kebangkitan ekonomi lokal.
Namun kenyataannya, partisipasi para pelaku usaha kecil justru diwarnai kekecewaan akibat minimnya perhatian dari panitia penyelenggara.
Sebanyak 19 pelaku UMKM yang menempati stand di halaman depan Stadion Marilonga Ende mengaku diabaikan oleh panitia.
Padahal, setiap stand dikenakan biaya sewa sebesar Rp50.000 per hari sebagai bagian dari upaya mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ende.
Sayangnya, fasilitas dasar seperti penerangan listrik tidak disediakan dengan memadai, sehingga menghambat aktivitas jual-beli dan mengurangi potensi pendapatan para pelaku UMKM di tengah semaraknya turnamen sepak bola paling bergengsi di Nusa Tenggara Timur itu.
Salah satu pelaku UMKM, Idha Ariyati (45), mengungkapkan rasa kecewanya saat ditemui NTTNEWS.NET di area stand UMKM.
Ia menuturkan bahwa para pedagang merasa kurang mendapat perhatian dari panitia penyelenggara, karena mereka hanya disediakan tempat tanpa fasilitas pendukung yang layak.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









