Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

UMKM Mengeluh Terabaikan di ETMC Ende: “Kami Jualan dalam Gelap, Tapi Tetap Bayar Sewa Stand”

Kontributor : Rian Laka Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251113 135841
Kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam penyelenggaraan Eltari Memorial Cup (ETMC) ke-XXIV di Kabupaten Ende seharusnya menjadi momentum penting bagi kebangkitan ekonomi lokal. (foto : isth).

ENDE, NTTNEWS.NET – Kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam penyelenggaraan Eltari Memorial Cup (ETMC) ke-XXIV di Kabupaten Ende seharusnya menjadi momentum penting bagi kebangkitan ekonomi lokal.

Namun kenyataannya, partisipasi para pelaku usaha kecil justru diwarnai kekecewaan akibat minimnya perhatian dari panitia penyelenggara.

Sebanyak 19 pelaku UMKM yang menempati stand di halaman depan Stadion Marilonga Ende mengaku diabaikan oleh panitia.

Baca Juga :  Gugatan Johanis Van Naput di Ujung Tanduk, Dasar Kepemilikan Dipertanyakan

Padahal, setiap stand dikenakan biaya sewa sebesar Rp50.000 per hari sebagai bagian dari upaya mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ende.

Sayangnya, fasilitas dasar seperti penerangan listrik tidak disediakan dengan memadai, sehingga menghambat aktivitas jual-beli dan mengurangi potensi pendapatan para pelaku UMKM di tengah semaraknya turnamen sepak bola paling bergengsi di Nusa Tenggara Timur itu.

Baca Juga :  Tak Mau Lagi Dua Kursi, PDIP Mabar Siap Bangun Kekuatan Besar, Ini Penegasan DPP dan DPD! 

Salah satu pelaku UMKM, Idha Ariyati (45), mengungkapkan rasa kecewanya saat ditemui NTTNEWS.NET di area stand UMKM.

Ia menuturkan bahwa para pedagang merasa kurang mendapat perhatian dari panitia penyelenggara, karena mereka hanya disediakan tempat tanpa fasilitas pendukung yang layak.

  • Bagikan