Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Momen Bersejarah! Uskup Ruteng Pimpin Misa Kamis Putih di Paroki Mukun untuk Pertama Kali

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260402 203150
Prosesi penjemputan Yang Mulia Uskup Keuskupan Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr, didampingi Pastor Paroki St. Pius X Mukun, RD. Yohanes B.P. Jondo, Ketua Dewan Paroki St. Pius X Mukun, Geradus Radu, S.Pd, di gerbang masuk Paroki St. Pius X Mukun. Penjemputan tersebut berlangsung meriah, melibatkan siswa SMAK St. Arnoldus Mukun bersama orang tua serta umat paroki. (foto : Dok. Isth).

BORONG, NTTNEWS.NET – Misa Kamis Putih di Gereja St. Pius X Paroki Mukun, Desa Golo Meni, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, tahun ini terasa berbeda dibandingkan puluhan tahun sebelumnya.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah panjang paroki, perayaan Kamis Putih dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr, didampingi Pastor Paroki St. Pius X Mukun, RD. Yohanes B.P. Jondo, pada Kamis (2/4/2026).

Sebelum misa dimulai, dilakukan prosesi penjemputan Yang Mulia Uskup Ruteng di gerbang masuk Paroki St. Pius X Mukun. Penjemputan tersebut berlangsung meriah, melibatkan siswa SMAK St. Arnoldus Mukun bersama orang tua serta umat paroki.

Ketua Dewan Paroki St. Pius X Mukun, Geradus Radu, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan umat atas kunjungan tersebut.

Baca Juga :  Dua WNA Spanyol Dievakuasi Tim SAR Gabungan di Perairan Pulau Padar

Ia menegaskan bahwa momen ini menjadi sejarah penting dalam perjalanan paroki yang telah berusia 86 tahun.

“Selama 86 tahun perjalanan Paroki Mukun, baru pada Pekan Suci 2026 ini kami merasakan kehadiran langsung gembala Keuskupan Ruteng bersama umat. Ini menjadi sukacita besar bagi kami, terlebih dalam semangat Tahun Sinode, kami tidak merasa berjalan sendirian,” ungkapnya.

Ia juga memaparkan kondisi paroki, termasuk rencana pembangunan gereja yang telah dipersiapkan selama tiga tahun terakhir.

“Gedung gereja kami saat ini telah berusia 66 tahun. Selama tiga tahun terakhir, kami mulai mengumpulkan dana untuk pembangunan, dan hingga saat ini baru terkumpul sekitar Rp130 juta,” jelasnya.

Selain itu, Geradus juga menyampaikan tantangan pastoral yang dihadapi, mengingat jumlah umat yang cukup besar.

Baca Juga :  Kapolres Mabar Bantah Anggotanya Terlibat Mafia BBM: "Tidak Ada Ruang Bagi Pelanggar Hukum"

“Paroki ini memiliki 2.031 kepala keluarga, 66 KBG, 4 stasi ditambah pusat paroki, dengan jumlah umat mencapai 9.419 jiwa. Ini menjadi tantangan besar bagi pastor paroki dalam pelayanan,” tambahnya.

Ia pun memohon perhatian dari Uskup Ruteng terkait kebutuhan tenaga imam tambahan.

“Kami memohon kiranya Bapak Uskup berkenan membantu kami dengan menempatkan seorang pastor kapelan untuk mendampingi Pastor Paroki dalam melayani umat,” pintanya.

Mengakhiri sambutannya, ia menyampaikan permohonan maaf serta harapan akan kunjungan kembali Uskup di masa mendatang.

Sementara itu, dalam sambutannya, Uskup Ruteng Mgr. Siprianus Hormat, Pr, memperkenalkan salah satu imam muda yang turut hadir.

  • Bagikan