Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Terisolir Namun Menggoda! Keindahan Tersembunyi Tiwu Empo di Kampung Nampar Manggarai Barat

  • Bagikan
Tersembunyi di Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nampar muncul sebagai sebuah kampung yang kecil namun menawan.
Terisolir Namun Menggoda! Keindahan Tersembunyi Tiwu Empo di Kampung Nampar, Manggarai Barat. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Tersembunyi di Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nampar muncul sebagai sebuah kampung yang kecil namun menawan.

Terletak 3,8 km ke arah barat dari Terang, ibu kota kecamatan Boleng, perjalanan menuju Nampar membutuhkan waktu 15 menit dengan kendaraan motor atau truk kayu, atau sekitar 50 menit jika memilih berjalan kaki.

Akses transportasi ke kampung ini sangat tergantung pada kondisi cuaca. Saat musim hujan, warga Nampar harus bersiap untuk berjalan kaki menuju Terang atau destinasi lain, karena mobil truk kayu yang biasa mengantar penumpang tidak dapat melintas akibat kondisi jalan yang berlumpur.

Baca Juga :  Bupati Edi Tancap Gas Sukseskan MBG: Inovasi Digital hingga Jaminan Halal Jadi Andalan Mabar

Perjuangan masyarakat Nampar semakin terasa karena hingga kini, infrastruktur jalan mereka belum tersentuh. Selain jalan berlumpur, ada kali besar tanpa jembatan di tengah jalur ke Nampar, yang menyebabkan banjir saat musim hujan.

“Tidak ada perubahan dari dulu sampai sekarang, kondisi jalan semakin memprihatinkan. Perjalanan dengan mobil tergantung pada musim,” ujar Bapak Alosius, seorang tokoh masyarakat.

Namun, meski terisolir, keindahan alam Nampar memikat. Kampung ini memiliki sebuah harta berupa Tiwu Empo, sebuah kolam alami yang kini menjadi daya tarik wisata. Meskipun infrastruktur jalan belum ada, Tiwu Empo telah ramai dikunjungi sebagai destinasi wisata yang menarik.

Baca Juga :  Lawan Pilkada ke NasDem, Mantan Cawabup Andi Risky Kini Pegang Pos Strategis

Kolam alami ini, dikelilingi oleh pepohonan yang rindang, memberikan pengunjung sensasi kesejukan dan keindahan yang luar biasa. Meski perjalanan menuju Tiwu Empo harus ditempuh dengan berjalan kaki, keramahan alam yang asri berhasil meredakan kelelahan para pengunjung.

Pada akhir tahun 2023, rombongan mahasiswa dari Politeknik Elbajo, didampingi dosen dan seorang tamu asing dari Amerika, mengadakan kegiatan camping di Tiwu Empo. Upaya dari generasi muda di Nampar dan Terang untuk menjaga keindahan alam Tiwu Empo sangat diapresiasi.

  • Bagikan