Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

300 Hari Mengendap, Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Golo Nimbung Masih Gelap

  • Bagikan
20250216 222353 0000
Mantan Kepala Desa Golo Nimbung, Fransiskus Salesman, yang saat ini menjadi anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur dari Partai NasDem. (foto : isth).

BORONG, NTTNEWS.NET – Kasus dugaan korupsi Dana Desa Golo Nimbung kini telah memasuki bulan ke-10 penyelidikannya di Polres Manggarai Timur, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kasus ini bergulir sejak Masa Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) lama IPDA Joko Sugiarto itu, yang saat ini menjabat sebagai Kapolsek Reo, Manggarai.

Kasus ini mulai mencuat pada April 2024, setelah laporan masyarakat yang menduga adanya ketidaktransparanan dana desa sehingga mengerucut pada dugaan tindak pidana korupsi korupsi yang dilakukan mantan Kepala Desa Golo Nimbung, Fransiskus Salesman, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur dari Partai NasDem.

Penyelidikan yang semula diharapkan dapat segera menemukan titik terang justru menghadapi berbagai kendala. Masyarakat yang merasa dirugikan oleh penggunaan Anggaran dana desa yang tidak transparan, mengharapkan agar pihak berwajib segera memproses lebih lanjut kasus ini.

Baca Juga :  Hilang di Arus Wisata Tiwu Pa’i, Harapan Keluarga Armada Padam di Hari Ketujuh

Namun, hingga kini, belum ada tersangka yang ditetapkan atau kemajuan signifikan dari pihak kepolisian.

“Padahal, Pa Joko (Joko Sugiarto-Mantan Kanit Tipikor lama) dan pihak inspektorat Manggarai Timur sudah pernah turun ke lokasi,” ujar Flori, salah seorang warga Golo Nimbung.

“Dari awal kami sudah berharap ada perkembangan cepat dalam penyelidikan ini, karena ini menyangkut hak dan kesejahteraan masyarakat. Namun, sudah hampir setahun tidak ada kejelasan, ini membuat kami khawatir,” sambungnya.

Baca Juga :  Anggaran Dana Desa 2026 Merosot, Pembangunan Fisik Ditunda

Kapolres Manggarai Timur, AKBP Suryanto, dalam sebuah wawancara dengan Suara Buruh menyebut bahwa penyelidikan kasus ini sedang berlangsung.

“Semuanya sudah kita panggil. Bahkan mantan Kadesnya (Fransiskus Salesman-Red) juga sudah dipanggil. Saat ini kita menunggu jadwal tim ahli dari Kupang untuk turun ke lokasi agar kasus ini terang benderang,” kata Suryanto.

Senada disampaikan IPDA Farrel Leondi, Kanit Tipikor baru yang menggantikan posisi Joko Sugiarto.

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang mengatur jadwal untuk mendatangkan Tim audit dari Kupang.

“Kami masih mengatur ulang jadwal untuk mendatangkan ahli, karena cuaca masih kurang mendukung,” jelas Farrel via WhatsApp.

  • Bagikan