Ia juga menekankan pentingnya kembali kepada nilai-nilai dasar gerakan PMKRI, yakni Kristianitas, Intelektualitas, dan Fraternitas sebagai fondasi dalam setiap langkah organisasi.
Sementara itu, Ketua Presidium demisioner, Dilion Cristian Yorambel Helton, dalam sambutan perpisahannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh anggota selama masa kepemimpinannya.
Ia berharap semangat solidaritas dan pelayanan tetap menjadi napas dalam kepengurusan yang baru.
“Saya percaya tongkat estafet ini jatuh ke tangan yang tepat. Kepada seluruh anggota, mari terus menjaga bara api perjuangan ini. PMKRI adalah milik kita bersama, tempat kita belajar, bertumbuh, dan berkontribusi untuk gereja dan bangsa,” ujar Dilion penuh haru.
RUAC ini tidak hanya menandai pergantian pemimpin, tetapi juga menegaskan bahwa kaderisasi yang sehat dan regenerasi yang demokratis masih menjadi roh yang hidup dalam tubuh PMKRI Cabang Kupang.
Semangat persaudaraan yang terjalin selama proses RUAC mencerminkan karakter khas PMKRI: militan, inklusif, dan setia pada perjuangan rakyat.
Dengan terpilihnya Apolinaris Mhau sebagai Ketua Presidium yang baru, PMKRI Cabang Kupang siap melanjutkan karya pelayanan, pendidikan, dan perjuangan sosial yang lebih luas ke tengah masyarakat. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









