Lebih lanjut, Logam juga menyoroti pernyataan yang dinilainya absurd dari Dr. Edi Hardum terkait tuduhan pemerasan terhadap pengusaha di Labuan Bajo.
Logam menganggap pernyataan tersebut tidak kredibel dan proporsional dalam menyampaikan pandangannya kepada publik.
“Jadi saya menafsirnya lain, bagi saya pernyataan seperti ini yang diucapkan oleh seorang Doktor Hukum dan sekaligus PH dari Pengusaha yang diduga korban merupakan pernyataan yang justru mendowngrade kompetensinya Dr. Edi Hardum,” ungkap Logam, Jumat (5/4/2024) pagi.
Menyikapi laporan yang diajukan terhadapnya, Logam tetap menjaga sikap tenangnya.
“Nggak apa – apa, saya menganggap ini bagian dari demokrasi, demokrasi kita ini sehat. Ada interaksi pikiran yang berujung diproses hukum, fine aja bagi saya,” tutup Logam sambil bergegas menuju ruangan penyidik setelah memberikan keterangan.
Hingga berita ini diterbitkan, media ini tengah berupaya mengkonfirmasi kepada kasat Reskrim Polres Manggarai Barat. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









