Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Edi Tekankan Peningkatan Kemandirian Fiskal Daerah bagi ASN

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260105 WA0223 1
Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E.,saat memimpin Apel Perdana bagi ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Pemkab Mabar), yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Manggarai Barat, Senin (05/12). (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E., menginstruksikan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat untuk memperkuat kerja kolaboratif dalam membangun kemandirian fiskal daerah sebagai kunci utama keberlanjutan dan stabilitas pembangunan.

Arahan tersebut disampaikan Bupati Edi saat memimpin Apel Perdana ASN Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Manggarai Barat, Senin (05/12).

Apel awal tahun ini dihadiri oleh Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng, M.Kes., Sekretaris Daerah Fransiskus S. Sodo, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Manggarai Barat.

Dalam arahannya, Bupati Edi mengulas kembali sejumlah capaian strategis sepanjang tahun 2025, sekaligus menegaskan berbagai catatan evaluatif yang harus menjadi perhatian serius di tahun 2026.

Bupati Edistasius menyebutkan bahwa tahun 2025 merupakan periode yang penuh dinamika dan tantangan, terutama pasca terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja.

Baca Juga :  Kabid Humas Polda Ungkap Oknum Polisi F Diperiksa Ditreskrimum di Polres Mabar

Kebijakan tersebut berdampak langsung pada ruang fiskal daerah, namun tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik.

“Tahun 2025 itu tahun yang penuh dengan dinamika dan tantangan. Mulai dari dikeluarkannya Inpres Nomor 1 Tahun 2025 terkait efisiensi, di mana kita punya keterbatasan, terlebih dalam pelayanan pembangunan. Di tengah situasi seperti itu kita tetap dituntut untuk melayani secara prima,” ujar Bupati Edi.

Ia menambahkan, tantangan yang datang baik dari faktor internal maupun eksternal dapat dilalui berkat komitmen bersama dan kerja kolaboratif seluruh jajaran.

“Di tahun 2025 kita juga punya tantangan, baik dari internal maupun eksternal. Tapi lagi-lagi semua itu bisa kita lewati karena kita punya komitmen yang sama. Semua ini berkat kerja kolaborasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Diperiksa 8 Jam Terkait Sengketa Lahan Nggoer, Oknum Polisi F Hindari Wartawan

Kerja kolaboratif tersebut, lanjut Bupati Edi, berkontribusi pada sejumlah capaian positif, salah satunya pertumbuhan ekonomi daerah yang rata-rata berada di kisaran 6 persen. Meski masih di bawah target nasional, capaian ini menjadi yang tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Ada begitu banyak pencapaian yang kita ukirkan di tahun 2025. Soal pertumbuhan ekonomi, walaupun baru tiga triwulan yang dirilis dan masih menyisakan satu triwulan, kalau dirata-ratakan pertumbuhan ekonomi kita berada di angka enam persen. Memang jika disandingkan dengan target nasional masih jauh dari harapan, tetapi untuk skala NTT, kita masih yang tertinggi. Bahkan di triwulan dua pertumbuhan ekonomi kita nyaris di angka delapan persen,” jelasnya.

  • Bagikan