Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Nagekeo Klarifikasi Pernyataan “Penjual Obat”, Ajak Warga Bersatu untuk Kemajuan Daerah

  • Bagikan
IMG 20250311 204610
Bupati Kabupaten Nagekeo, Simplisius Donatus, S.H. (foto : NTTNews.net/Stefen).

NAGEKEO, NTTNESW.NET – Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, S.H, akhirnya angkat bicara terkait penggunaan istilah “penjual obat” yang diucapkannya dalam sambutan saat misa perutusan beberapa hari lalu di Lapangan Berdikari Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Menurut Simplisius, pernyataan tersebut tidak ditujukan kepada pasangan lain dalam kontestasi politik.

Ia menegaskan bahwa jika ada pihak yang merasa tersinggung, hal itu lebih pada perbedaan pemahaman dan ketidakmampuan menerima realita atas kemenangan Paket IDOLA.

Baca Juga :  Salam Saputangan dan Politik Kesetaraan ala Marten Mitar

“Saya lontarkan kalimat ‘penjual obat’ itu untuk masa depan, bukan untuk saat ini. Harus dipahami dengan baik. Maksud saya adalah menyadarkan warga Nagekeo agar lebih bijak dalam memilih pemimpin. Jangan memilih pemimpin seperti memilih penjual obat. Jika memang ingin seperti itu, saya bisa hadirkan di Nagekeo, dan saya pastikan akan menang,” tegasnya.

Baca Juga :  Remaja 13 Tahun Tenggelam di Air Terjun Tiwu, Hari Kedua Pencarian Masih Nihil

Simplisius menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah memberikan kesadaran kepada masyarakat Nagekeo agar lebih matang dalam menyikapi dinamika politik.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan menerima realitas politik yang ada, tanpa ada niat untuk menghina atau menjelekkan pihak lain.

  • Bagikan