“Saya berharap semua elemen masyarakat bisa bijaksana dalam melihat sisi positif dari setiap pernyataan yang disampaikan. Politik bukan untuk memecah belah, melainkan untuk menyatukan dan menyelesaikan masalah dari akarnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dalam menyelesaikan suatu masalah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menerima realita. Tanpa penerimaan realita, sebuah permasalahan akan sulit diselesaikan.
Ia juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Nagekeo untuk taat dan loyal kepada pimpinan, tidak hanya karena aturan, tetapi juga atas dasar panggilan hati. Dengan demikian, setiap ASN bisa bekerja secara objektif, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif bagi kondusivitas daerah.
“Sekarang saatnya kita bersatu dalam hati, pikiran, niat, serta perbuatan untuk membangun Nagekeo yang lebih baik ke depan, dengan semangat To’o Jogho Waga Sama,” ajaknya.
Di akhir pernyataannya, Simplisius mengajak seluruh masyarakat Nagekeo untuk bersama-sama berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing dalam membangun daerah.
“Pemimpin yang baik dan bijaksana bukanlah pemimpin yang mampu mengerjakan semua hal sendirian, tetapi pemimpin yang bisa memberdayakan orang lain agar mereka bisa mengerjakan banyak hal,” pungkasnya. ** (Stefan).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









