Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Cuaca Ekstrem Picu Delay dan Divert Pesawat, Ini Penegasan Kepala Bandara Komodo

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20251229 182355
Kepala Bandara Komodo Labuan Bajo, Cepy Triyono. (foto : isth).

“Saya minta kepada para pengguna jasa penerbangan untuk selalu memonitor jadwal penerbangannya. Karena kalau sudah terjadi delay di bandara sebelumnya akibat cuaca, pasti akan berdampak ke sini juga,” ungkap Cepy.

Cepy menambahkan, pola penerbangan yang tidak langsung juga menjadi faktor keterlambatan.

“Penerbangan kita bukan titik ke titik. Misalnya dari Manado ke Surabaya, lalu ke Bali, baru ke Labuan Bajo. Kalau salah satu rute itu terlambat karena cuaca, otomatis sampai di Labuan Bajo juga akan terlambat,” jelasnya.

Terkait lonjakan penumpang selama masa Nataru, Cepy mengungkapkan adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Lawan Pilkada ke NasDem, Mantan Cawabup Andi Risky Kini Pegang Pos Strategis

“Sejak tanggal 18 Desember kemarin, jumlah penumpang datang dan berangkat meningkat sekitar 7 persen dibandingkan tahun 2024,” katanya.

Sementara itu, jumlah pergerakan pesawat mengalami peningkatan yang lebih signifikan.

“Untuk pesawat, kenaikannya bisa mencapai sekitar 20 persen. Ini karena adanya beberapa rute baru, seperti penerbangan Scoot dari Singapura dan rute Lombok–Labuan Bajo oleh Wings Air,” jelasnya.

Mengenai rencana pengembangan rute baru, termasuk rute Makassar–Labuan Bajo, Cepy mengakui masih dalam tahap penjajakan dan belum ada maskapai yang benar-benar menyatakan kesiapan.

Baca Juga :  Bupati Edi Tancap Gas Sukseskan MBG: Inovasi Digital hingga Jaminan Halal Jadi Andalan Mabar

“Kami sudah menawarkan rute Makassar–Labuan Bajo, tetapi maskapai masih menimbang-nimbang. Kami berharap ke depan ada rute ini agar masyarakat punya pilihan langsung ke Indonesia Timur tanpa harus melalui Jakarta atau Bali,” ujarnya.

Ia pun berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan rute penerbangan di Bandara Komodo terus berjalan.

“Kami mohon dukungan dari semua stakeholders. Doakan saja semoga ke depan ada rute-rute baru yang bisa kita kembangkan demi kemudahan dan kenyamanan masyarakat,” pungkas Cepy. **

  • Bagikan