“Ini adalah bentuk ketidakadilan yang tidak bisa dibiarkan terus-menerus terjadi. Masyarakat setempat berhak mendapatkan manfaat dari sumber daya yang ada di daerah mereka, bukan hanya melihat pihak lain menikmati hasilnya tanpa ada dampak nyata bagi kehidupan mereka,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kanisius mengajak seluruh pihak, terutama pimpinan dan anggota DPRD Manggarai Barat, untuk tidak tinggal diam.
“Sudah saatnya perjuangan ini menjadi gerakan bersama. Jangan biarkan Bupati berjuang sendirian dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat yang selama ini termarjinalkan. Dukungan politik dan moral sangat penting agar perjuangan ini mendapatkan legitimasi yang kuat, baik di tingkat daerah maupun nasional,” imbuhnya.
Menurutnya, jika benar-benar mencintai tanah ini, maka seluruh pemangku kepentingan harus berdiri di sisi rakyat dan memastikan bahwa mereka mendapatkan hak yang seharusnya.
“Mari kita dukung langkah Bupati Edi sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat kecil. Mereka telah terlalu lama menunggu, saatnya kita bergerak agar pengelolaan kawasan Taman Nasional Komodo juga membawa kesejahteraan bagi masyarakat setempat,” pungkasnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









