Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

DPRD NasDem Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan di Desa Wisata Cunca Wulang

  • Bagikan
IMG 20250415 001503
Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat dari Partai NasDem, Martinus Mitar, A.Md, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2025 di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling. (foto : NTTNews.net/Andy).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat dari Partai NasDem, Martinus Mitar, A.Md, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2025 di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (14/4/2025). Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 orang warga setempat yang antusias menyampaikan aspirasi mereka.

Sebelum memulai reses, Marten Mitar disambut secara adat Manggarai oleh para tetua adat di lokasi kegiatan, menandakan  keakraban antara wakil rakyat dan masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Marten menekankan pentingnya pemanfaatan lahan tidur untuk mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan warga.

Baca Juga :  Wabup Mabar Perintahkan Kadis Kesehatan Panggil Direktur RS Siloam Terkait Dugaan Penolakan Pasien

“Kita tidak boleh membiarkan lahan tidur begitu saja. Mari kita manfaatkan untuk menanam sayur, nenas, dan kopi. Ini bukan hanya untuk kebutuhan sendiri, tapi juga bisa menjadi potensi ekonomi yang mendukung sektor pariwisata desa kita,” ujar Marten penuh semangat.

Baca Juga :  Pasien Digigit Kalajengking Diduga Diblacklist RS Siloam Labuan Bajo, Apa Apa?

Mantan Ketua DPRD Manggarai barat itu juga menegaskan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Gubernur NTT Melkiades Laka Lena, dan Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

IMG 20250415 002056
Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat dari Partai NasDem, Martinus Mitar, A.Md, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2025 di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling. (foto : NTTNews.net/Andy).

“Semua pihak menaruh perhatian besar terhadap ketahanan pangan. Ini momentum bagi kita di desa untuk bergerak dan mandiri,” tambahnya.

  • Bagikan