Salah seorang tokoh masyarakat, yang juga enggan disebutkan namanya, menilai bahwa fenomena ini merupakan cerminan dari dinamika politik yang penuh kejutan.
“Kalau benar mereka yang tadinya mendukung MP-RS sekarang memberi kode untuk mendukung Edi-Weng, ini adalah hal yang sangat menarik. Artinya, paslon nomor urut 2 berhasil mencuri perhatian meski tidak sedang berkampanye di lokasi tersebut. Dalam politik, apa pun bisa terjadi,” ungkapnya.
Di sisi lain, seorang anggota tim sukses Edi-Weng menyambut baik kabar tersebut, meski tidak ingin berasumsi lebih jauh.
“Kami selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Jika ada yang mulai memberikan dukungan kepada kami, itu artinya visi dan misi kami untuk Manggarai Barat telah diterima dengan baik,” katanya.
Dengan waktu yang semakin dekat menuju hari pencoblosan pada 27 November 2024, situasi politik di Kabupaten Manggarai Barat diperkirakan akan semakin dinamis.
Dukungan dan preferensi masyarakat menjadi faktor penentu yang akan memengaruhi hasil akhir pilkada.
“Ini bukan sekadar soal simbol dua jari, tetapi menunjukkan bagaimana masyarakat benar-benar terlibat dan memperhatikan setiap pergerakan politik. Kita lihat saja, lima hari ke depan, siapa yang akhirnya memenangkan hati rakyat,” pungkas salah seorang pengamat politik lokal. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









