“Melalui festival ini umat Allah Keuskupan Ruteng ingin bergandeng tangan dengan semua anak bangsa untuk mewujudkan harmoni seluruh alam ciptaan, antara ciptaan dan Sang Khalik, kesejahteraan umum dan pedagogi pelestarian lingkungan hidup,” ungkap Hilarius.
Karena itu menurut Hilarius perhelatan akbar religi yang diisi dengan pameran 160 UMKM dan pentas seni dari aneka komunitas etnik-kultural dari wilayah Flores dan Nusantara diresapi dan diwarnai oleh spirit ramah lingkungan.
Secara khusus dalam fokus ekologis ini, panitia akan menyelenggarakan kegiatan penghijauan di sekitar Labuan Bajo dan pedagogi ekologis bagi generasi muda.
Ia juga mengungkapkan pekan Puncak Festival Golo Koe akan diawali dengan pembukaan pameran dan pentas seni tanggal 10 Agustus 2024, pkl 17.00 di Water Front City Labuan Bajo. Kemudian warna kultural-spiritual ditoreh dan dirayakan secara anggun meriah dalam karnaval budaya Bunda Maria Assumpta Nusantara pada tanggal 12 Agustus 2024, pukul 16.00.
“Dalam karnaval kultural ini akan disajikan pagelaran keunikan dan kekayaan budaya Manggarai, Flores dan Nusantara dari Puncak Weringin menuju Pelabuhan Marina Water Front City,” pinta Hilarius.
“Karnaval budaya ini berpuncak pada tari kolosal Bunda Maria Assumpta Nusantara. Nuansa ekonomis-kultural-ekologis Festival Golo Koe ini dibingkai oleh karakter spiritual,” tambahnya.
Dirinya menguraikan Festival ini mengajak semua orang untuk mengendus jejak Allah dalam alam ciptaan yang molek, kemagisan musik, suara, dan tari, perjumpaan penuh sukacita insan manusia dari segala penjuru bumi yang berpuncak dalam perjumpaan dengan Allah sumber kekuatan dan tujuan seluruh ziarah kehidupan.
Hal ini terungkap dalam dua kegiatan akbar berikut, yaitu Prosesi Laut dan Darat Bunda Maria Assumpta Nusantara tanggal 14 Agustus 2024 dan Misa Agung Maria Assumpta pada tanggal 15 Agustus 2024 di Waterfront City Labuan Bajo.
“Dalam diri Maria Assumpta (yang diangkat ke surga), Allah menganugerahkan kepenuhan kerinduan manusia akan sukacita sejati dan melalui sang Bunda, Allah ingin merangkul semua anak bangsa di bumi nusantara Indonesia ini dalam pelukan kasih Ilahi,” tutupnya. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









