Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

FORMAPP Mabar Apresiasi Respons Ketua DPRD soal Tata Kelola Sempadan Pantai

  • Bagikan
IMG 20250311 215135
Ketua Forum Penyelamat Pariwisata Manggarai Barat (FORMAPP MABAR), Rafael Taher, S.IP. (foto : NTTNews.net/Andy).

1. Semua dermaga kayu yang memprivatisasi kepemilikan pantai dibongkar secara sukarela.

2. Seluruh aktivitas reklamasi yang merusak ekosistem dihentikan.

3. DPRD memberikan kecaman keras terhadap pengusaha properti, real estate, dan hotel yang melanggar Perda.

“Jangan biarkan alam Labuan Bajo dieksploitasi secara berlebihan. Kami tidak menolak pembangunan, tetapi harus sesuai aturan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Jangan sampai pantai-pantai indah yang merupakan warisan alam Komodo dan Flores hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang,” lanjut Rafael.

Baca Juga :  Proyek Air Rp3 Miliar di Desa Ladur Hanya Bertahan Beberapa Bulan, DPRD Akui Banyak Kendala

FORMAPP Mabar menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal isu ini hingga ada tindakan nyata dari DPRD dan Pemda Manggarai Barat.

Mereka menantikan eksekusi tegas terhadap eksploitasi alam yang semakin merajalela di Labuan Bajo, baik di laut maupun di daratan.

Baca Juga :  Kejari Mabar Sikat Tunggakan Pajak, Rp1,06 Miliar Berhasil Diselamatkan ke Kas Daerah

“Kami akan terus menunggu janji DPRD. Namun, jika tidak ada tindakan konkret dalam waktu dekat, kami tidak akan tinggal diam. Jangan biarkan ekosistem laut dan darat Labuan Bajo rusak akibat kepentingan bisnis semata,” tutup Rafael. **

  • Bagikan