Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Insiden Heboh Gedung Centra IKM Lembor! Plafon Jebol dan Tembok Retak, Kontraktor Diduga Kerja Asal Jadi

  • Bagikan
Baru-baru ini, terjadi insiden menghebohkan di gedung Centra IKM Lembor. Proyek yang baru selesai dibangun setahun lalu dengan anggaran mencapai Rp9.200.723.312 dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2022, kini menghadapi masalah serius.
Insiden Heboh Gedung Centra IKM Lembor! Plafon Jebol dan Tembok Retak, Kontraktor Diduga Kerja Asal Jadi. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Baru-baru ini, terjadi insiden menghebohkan di gedung Centra IKM Lembor. Proyek yang baru selesai dibangun setahun lalu dengan anggaran mencapai Rp9.200.723.312 dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2022, kini menghadapi masalah serius.

Plafon gedung jebol, dan beberapa titik tembok mengalami keretakan, memunculkan dugaan kuat bahwa kontraktor, PT.Haberka Mitra Persada, mungkin melakukan pekerjaan asal-asalan.

Kontraktor yang seharusnya bertanggung jawab atas kualitas pembangunan disorot karena dugaan kurangnya perhatian terhadap detail dan penggunaan bahan murahan.

Baca Juga :  Pasien Digigit Kalajengking Diduga Diblacklist RS Siloam Labuan Bajo, Apa Apa?

Banyak spekulasi bermunculan setelah insiden ini, menggambarkan kekhawatiran akan kualitas pekerjaan dan kesiapan kontraktor dalam menyelesaikan proyek.

Salah satu narasumber, yang tidak ingin disebutkan namanya, menyatakan kekecewaannya terhadap kontraktor yang mungkin terburu-buru menyelesaikan proyek tanpa memperhatikan kualitas.

IMG 20240119 WA0141
Insiden Heboh Gedung Centra IKM Lembor! Plafon Jebol dan Tembok Retak, Kontraktor Diduga Kerja Asal Jadi. (foto : isth).

“Jangan hanya tergiur dengan harga murah, perhatikan rekam jejak dan reputasi kontraktor. Kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas utama,” ungkapnya.

Baca Juga :  Diperiksa 8 Jam Terkait Sengketa Lahan Nggoer, Oknum Polisi F Hindari Wartawan

Masyarakat dan pengunjung berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran berharga, menyoroti pentingnya pemilihan kontraktor yang berkualitas untuk proyek-projek besar.

Mereka juga menekankan tanggung jawab pemerintah dalam mengawasi proyek pembangunan, memastikan kontraktor memiliki sertifikasi dan kualifikasi yang memadai.

  • Bagikan