Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Insiden Heboh Gedung Centra IKM Lembor! Plafon Jebol dan Tembok Retak, Kontraktor Diduga Kerja Asal Jadi

  • Bagikan
Baru-baru ini, terjadi insiden menghebohkan di gedung Centra IKM Lembor. Proyek yang baru selesai dibangun setahun lalu dengan anggaran mencapai Rp9.200.723.312 dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2022, kini menghadapi masalah serius.
Insiden Heboh Gedung Centra IKM Lembor! Plafon Jebol dan Tembok Retak, Kontraktor Diduga Kerja Asal Jadi. (foto : isth).

Renol, salah seorang pengunjung, mengeluhkan kondisi gedung yang baru selesai satu tahun lalu namun sudah mengalami kerusakan serius.

“Pihak dinas terkait harus betul-betul teliti dalam pembangunan Gedung IKM ini. Jangan hanya menerima pekerjaan tanpa optimal hasilnya,” ujarnya.

IMG 20240119 WA0145
Insiden Heboh Gedung Centra IKM Lembor! Plafon Jebol dan Tembok Retak, Kontraktor Diduga Kerja Asal Jadi. (foto : isth).

Media ini mencoba menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Rino, namun sayangnya nomor telepon yang bersangkutan tidak aktif. Dan Direktur PT.Haberka Mitra Persada juga tidak merespons upaya kontak dari media.

Baca Juga :  Pancasila Harus Menjadi Perekat Persatuan dan Fondasi Perdamaian dari Labuan Bajo untuk Dunia

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Manggarai Barat, Gabriel Bagung, menanggapi informasi ini dengan berjanji akan segera memeriksa lokasi kejadian.

“Terimakasih atas informasinya, nanti saya akan cek ke lokasi,”ujarnya.

Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, telah mengetahui beberapa kerusakan pada gedung Centra IKM dan berencana melakukan pengecekan untuk mengetahui apakah masih dalam proses pemeliharaan atau memerlukan perbaikan segera.

Baca Juga :  Sengketa Tanah Rp500 Miliar Memanas, Nama Haji Ramang-Muhamad Syair Kembali Terseret

“Mudah-mudahan pekerjaan proyek pembangunan Gedung Centra IKM tersebut masih dalam proses pemeliharaan sehingga cepat diperbaik. Kalau tidak kasihan itu gedung,” ujar Wabup Weng.

“Nanti saya akan cek terkait beberapa hal yang mengalami kerusakan. Laporan itu menjadi data untuk kami, sehingga kami bisa langsung cek ke lokasi,” tambahnya. **

  • Bagikan