Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kapolda NTT Pantau Langsung Pengamanan Prosesi Laut Anta Tuan di Kapela Tuan Meninu

  • Bagikan
IMG 20240329 WA0191
Kapolda NTT Pantau Langsung Pengamanan Prosesi Laut Anta Tuan di Kapela Tuan Meninu. (foto : isth).
IMG 20240329 WA0155
Kapolda NTT Pantau Langsung Pengamanan Prosesi Laut Anta Tuan di Kapela Tuan Meninu. (foto : isth).

Kemudian, ritus sabda memberikan kedalaman spiritual dengan penampilan lamentasi, pembacaan Injil Lukas, dan doa-doa yang khidmat. Patung Tuhan Yesus wafat di salib diletakkan dalam peti dengan penghormatan yang tinggi oleh petugas.

Prosesi Laut kemudian dilanjutkan dengan perarakan yang diawali oleh benderah Tuan Meninu dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dengan urutan yang teratur. Suasana semakin kental dengan lagu “Stabat Mater” yang mengiringi langkah-langkah mereka.

Sampai di Pantai Depan Berok atau Sampan, suasana semakin sakral dengan penghormatan yang diberikan kepada Peti Tuhan Yesus di Salib. Di sini, para tua adat dan Mama Do dengan penuh kesungguhan menjaga momen tersebut.

Baca Juga :  Proyek Air Rp3 Miliar di Desa Ladur Hanya Bertahan Beberapa Bulan, DPRD Akui Banyak Kendala

Selanjutnya, Berok Tuan Meninu melanjutkan perjalanan menuju Pante Kuce, Kelurahan Pohon Siri, seakan mengukuhkan keagungan dan kesucian perjalanan tersebut.

Prosesi Laut “Anta Tuan” di Kapela Tuan Meninu bukan hanya sebuah acara keagamaan, tetapi juga sebuah perjalanan spiritual yang memperlihatkan kekayaan tradisi dan kebersamaan masyarakat setempat. **

  • Bagikan