“Pihak RS Siloam bilang, istri saya belum bisa dioperasi untuk mengambil pelurunya karena leher luka tembak masih bengkak,” tambah Jahang.
Terpisah, Waka Polres Manggarai Barat, Kompol Budi Guna Putra, membenarkan kejadian tragis ini dan mengungkapkan bahwa pihak kepolisian sedang menyelidiki apakah senjata yang digunakan adalah senapan angin atau jenis senjata lainnya.
“Kami dari Polres Manggarai Barat sudah melakukan croscek terkait kejadian tersebut. Sementara masih kami dalami apakah itu senjata berupa senapan angin atau senjata jenis lainnya,” jelas Kompol Budi pada Selasa, (27/2/2024).
Polres Manggarai Barat kini sedang intensif mendalami pihak yang bertanggungjawab atas peristiwa tragis ini. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









