Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K, sebelumnya telah mengimbau agar peserta pawai tidak menggunakan kendaraan bermotor dengan knalpot brong guna menjaga ketertiban dan menghindari gangguan kebisingan.
Namun, dalam kenyataannya, hampir seluruh kendaraan roda dua yang mengikuti pawai tetap menggunakan knalpot brong, sehingga menimbulkan suara bising yang mengganggu masyarakat sekitar.
Berdasarkan informasi yang diterima, pawai malam takbiran ini diikuti oleh puluhan mobil dan ratusan kendaraan roda dua. Di tengah perjalanan, terjadi insiden yang diduga akibat provokasi atau kesalahpahaman, sehingga memicu perkelahian antar peserta pawai. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sejumlah orang saling pukul dan bahkan beberapa di antaranya terjatuh di aspal.
Tak hanya itu, tampak pula beberapa peserta saling tarik baju, namun tidak terlihat kehadiran aparat kepolisian di lokasi kejadian saat insiden berlangsung.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti terjadinya perkelahian masih belum dapat dipastikan. Media ini masih berupaya menggali informasi lebih lanjut untuk memberikan laporan yang lebih akurat mengenai insiden tersebut. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









