Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Komitmen Melindungi NTT dari Ancaman Alam, Kapolda NTT Lakukan Hal Ini!

  • Bagikan
Suasana Mapolda NTT dipenuhi semangat dan kesiapan saat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), memimpin apel kesiapan dalam rangka penanggulangan bencana alam tahun 2024 pada Kamis, 4 Januari 2024.
Komitmen Melindungi NTT dari Ancaman Alam, Kapolda NTT Pimpin Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Suasana Mapolda NTT dipenuhi semangat dan kesiapan saat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A., Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), memimpin apel kesiapan dalam rangka penanggulangan bencana alam tahun 2024 pada Kamis, 4 Januari 2024.

Apel tersebut menjadi perwujudan konkret dari dedikasi anggota Polri dalam melindungi masyarakat dan mengurangi dampak potensial dari bencana alam.

Dalam sambutannya, Kapolda NTT merenungkan serangkaian bencana alam yang melanda Provinsi NTT selama tiga tahun terakhir. Mulai dari angin kencang, cuaca ekstrem, tanah longsor, banjir, hingga gempa bumi dan erupsi gunung berapi.

Baca Juga :  Lima Bulan Berputar di BPN, Ahli Waris Ibrahim Hanta Tantang Nyali Kepala BPN Manggarai Barat

Peristiwa paling tragis adalah angin kencang Badai Siklon Seroja pada April 2021, yang meninggalkan jejak kepiluan dengan korban jiwa, kehilangan, dan luka-luka, memberikan dampak signifikan pada ribuan jiwa.

Kapolda menjelaskan situasi terkini di Flores Timur, terutama erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Data gempa vulkanik menunjukkan peningkatan status dari waspada (II) menjadi siaga (III) pada 1 Januari 2023.

Baca Juga :  Tiga Anggota Brimob Ditikam Anggota TNI di Labuan Bajo, Kapolda dan Pangdam Pastikan Soliditas Tetap Terjaga

Dua kecamatan, Ile Bura dan Wulanggitang, menjadi fokus dampak dengan jumlah pengungsi sementara mencapai 2.572 orang.

Dengan penuh tegas, Kapolda mengingatkan seluruh anggota Polri tentang tanggung jawab mereka dalam menghadapi bencana alam.

  • Bagikan