Ia menuntut agar papan nama di atas Puskesmas segera dicabut, menegaskan bahwa jika tidak, mereka bersama tokoh muda akan terus melawan.
“Situasi ini menjadi atensi kami bahwa hal ini menjadi perhatian serius, dan kali ini kamipun serius menanggapinya, dan akan mengambil sikap kalau dalam tempo yang sesingkat singkatnya pernyataan itu tidak dirubah,” perintah Hasan.
Di akhir pernyataannya, Hasan menyerukan agar pihak yang bertanggung jawab mematuhi dan mentaati adat istiadat masyarakat setempat.
“Dimana bumi di pijak, maka disitu langit di junjung. Itu hukum adatnya. Jangan sepelekan ini,” tutup Hasanudin, mencerminkan keinginan keras untuk menjaga identitas dan warisan budaya Golo Mori. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









