Namun demikian, pihak manajemen tempat hiburan malam HK membantah bahwa korban meninggal dunia di dalam room sebagaimana informasi yang beredar.
Koko Andy, salah satu penanggung jawab Pub HK, menjelaskan bahwa korban telah mengalami sakit sejak sore hari dan sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Tidak di room, gila benar haha. Sakit dari sore, dirawat di Siloam, CT scan dan lain-lain, sempat rawat inap di sana. Pagi dapat kabar, katanya dokter bilang gagal jantung. Itu laporan dari bos di sana yang saya tahu. Kasihan,” ujar Koko Andy melalui pesan WhatsApp.
Ia juga menambahkan bahwa korban berasal dari Karawang, Jawa Barat, dan rencananya akan dipulangkan menggunakan pesawat.
“LC tersebut asal Karawang, rencana pakai pesawat pulang, dan saat ini lagi di Siloam. Dapat info dari mana yang tidak benar tadi e,” tutupnya.
Peristiwa ini masih menyisakan sejumlah pertanyaan, terutama terkait penyebab pasti kematian korban. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun tenaga medis terkait hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat pentingnya pengawasan terhadap kesehatan serta perlindungan bagi para pekerja di sektor hiburan malam, khususnya di daerah destinasi wisata seperti Labuan Bajo. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









