Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Manggarai Barat, Benediktus Nurdin, didampingi Wakil Ketua dan sejumlah anggota dewan, turun langsung menemui massa.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap penyampaian aspirasi secara damai yang dilakukan FMPD.
“Hari ini kami, lembaga DPRD Kabupaten Manggarai Barat, menerima demonstrasi dari Forum Masyarakat Peduli Demokrasi. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya karena saudara-saudara menunjukkan suasana yang indah dan penuh damai. Terima kasih sudah menjaga Labuan Bajo sebagai kota wisata yang tetap dijaga kedamaian dan ketenteramannya. Ini menjadi contoh yang baik bagi masyarakat Indonesia, menyuarakan aspirasi tanpa kerusuhan,” ujar Benediktus.
Benediktus juga mengakui bahwa DPRD tidak luput dari kekurangan. Menurutnya, kritik dari masyarakat menjadi pengingat penting bagi para anggota dewan agar lebih serius menjalankan tugas.
“Kami sungguh sadar bahwa seluruh jajaran pimpinan dan anggota DPRD bukanlah manusia yang sempurna. Karena itu, kami sangat berterima kasih karena hari ini kami telah diingatkan. Kami akan terus berusaha mewakili masyarakat untuk menyuarakan hal-hal yang memberatkan rakyat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan sejumlah isu penting yang telah dan akan terus diperjuangkan DPRD Manggarai Barat, antara lain persoalan Dana Pertiwi, sepadan pantai, status Pulau Padar, hingga masalah NJOP.
“Kami akan membawa dan menyuarakan aspirasi masyarakat ini. Yang menjadi kewenangan pemerintah daerah akan kami koordinasikan langsung dengan Pemda. Begitu pula yang menjadi kewenangan provinsi maupun pusat, akan kami sampaikan ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkas Benediktus. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









