Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Nelayan Soknar Tiba-Tiba Mengadu ke DPRD Manggarai Barat, Ada Apa?

  • Bagikan
IMG 20250120 215503
Nelayan Soknar Mengadu ke DPRD Mabar. (Dok : isth).

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi II, Yopi Widyanti, memberikan apresiasi kepada para nelayan atas keberanian mereka dalam mengungkapkan permasalahan ini.

“Kami sangat menghargai keberanian bapak-bapak semua. Saya pastikan DPRD akan mendalami masalah ini. Kita tidak akan tinggal diam,” ujarnya.

Yopi juga yang merupakan mantan Ketua Sementara DPRD Manggarai Barat pada tahun 2024 itu mengungkapkan bahwa DPRD akan segera mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas komisi bersama pihak terkait.

Selain itu, kunjungan langsung ke kampung-kampung nelayan akan dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan.

Baca Juga :  Pemeriksaan Kedua Kadis Pariwisata Manggarai Barat, Kasus Cunca Wulang Merambah Dugaan Korupsi

“Ini langkah awal kita. Kami ingin memastikan masalah ini ditangani dari akar permasalahannya,” tambahnya.

Meski langkah awal telah direncanakan, tantangan utama adalah bagaimana memastikan kebijakan yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara efektif. Selain regulasi, pengawasan dan penegakan hukum juga harus diperkuat.

“Kalau hanya aturan, tanpa pengawasan yang ketat, percuma. Kami ingin pemerintah serius melindungi laut kita,” ujar Kanisius Jehabut, anggota DPRD Partai Gerindra yang juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Proyek Air Bersih Rp3 Miliar di Desa Ladur Diduga Tak Berfungsi, Warga Masih Andalkan Air Kali

Harapan untuk Keberlanjutan
Perjuangan para nelayan Soknar ini diharapkan membawa perubahan nyata, baik bagi kesejahteraan masyarakat lokal maupun keberlanjutan ekosistem laut Manggarai Barat.

“Manggarai Barat bukan hanya tentang keindahan alam, tapi juga tentang keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakatnya,” pungkas Gunawan.

Semoga upaya ini menjadi awal bagi perlindungan sumber daya alam Manggarai Barat dan masa depan yang lebih baik bagi para nelayan. **

  • Bagikan