Ninong tinggal di kawasan Lancang, Kelurahan Wae Kelambu bersama istrinya, Gresiana Pampur (30), dan dua anak mereka: Andika Pratama Thayi dan Mickel Thayi.
Ia mengaku bahwa dukungan keluarga sangat besar dalam proses pembangunan dan persiapan pembukaan kafe tersebut.
“Istri saya sangat mendukung sejak awal. Kami membangun ini dari nol, sedikit demi sedikit. Harapan kami, semoga kafe ini bisa menjadi berkah bagi banyak orang, tidak hanya bagi keluarga kami,” tutur Ninong sambil tersenyum.
Dengan konsep sederhana namun hangat, The Ninonk menargetkan pengunjung dari berbagai kalangan, baik wisatawan domestik, internasional, maupun warga lokal. Suasana pasar baru yang kini mulai ramai menjadi pilihan lokasi yang dinilai strategis untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Kehadiran The Ninonk menjadi bukti bahwa geliat ekonomi kreatif dan semangat kewirausahaan lokal turut tumbuh seiring dengan perkembangan pariwisata Labuan Bajo.
Ninong berharap, usaha kecil seperti miliknya bisa mendapat tempat dan dukungan dari masyarakat serta pemerintah daerah.
“Kami berharap semua bisa datang dan merayakan bersama. Mari kita majukan Labuan Bajo dengan karya dan usaha kita sendiri,” pungkas Ninong. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









