Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Paslon 01 Diduga Panik Menjelang Pilkada, Sewargading: Publik Tetap Percaya Edi-Weng

  • Bagikan
IMG 20241108 223759
Sewargading S.J Putra, Ketua Koalisi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 02, Edistasius Endi dan dr. Yulianus Weng. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Menjelang pemilihan kepala daerah Manggarai Barat yang akan digelar pada 27 November 2024, suasana politik semakin memanas.

Sewargading S. J. Putra, Ketua Koalisi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 02, Edistasius Endi dan dr. Yulianus Weng, menanggapi tuduhan yang dilontarkan oleh paslon nomor urut 01, Mario Pranda dan Richard Sontani.

Menurut Sewargading, tuduhan tersebut merupakan cerminan dari kepanikan yang dirasakan pihak lawan dalam menghadapi kontestasi Pilkada ini.

“Saya melihat tuduhan yang dialamatkan kepada Paslon 02 dan tim sukses 02 saat ini merupakan ekspresi dari sebuah kepanikan, bukan sebagai bentuk tanggung jawab moral untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat,” ujar Sewargading dengan tegastegas,  pada Jum’at (8/11).

Baca Juga :  RSUD Komodo Resmi Gelar Onsite Training SIM-RS, Dorong Transformasi Digital Layanan Kesehatan

Ia menyatakan bahwa tuduhan-tuduhan yang dilontarkan oleh paslon 01 bukan hanya tidak berdasar, tetapi juga berpotensi merusak proses demokrasi yang sedang berlangsung di Manggarai Barat.

Menurut Ketua DPC PKB Manggarai Barat itu, tuduhan-tuduhan tersebut justru memperlihatkan perbedaan antara mereka yang berpikir rasional dan bertindak sesuai dengan etika demokrasi, dan pihak lain yang mencoba mencederai proses demokrasi demi kepentingan pribadi.

Baca Juga :  Kapolda NTT Rotasi Perwira, Leo Marpaung Kini Pimpin Polairud Manggarai Barat

“Justru tuduhan-tuduhan tersebut merupakan salah satu bentuk sikap untuk mencederai tahapan proses demokrasi di Manggarai Barat ini, khususnya yang berhubungan dengan perhelatan Pilkada Mabar pada 27 November mendatang,” tambah Sewargading.

Lebih lanjut, Sewargading menyoroti dukungan besar yang terus mengalir untuk Paslon Edistasius Endi dan Yulianus Weng dari berbagai pelosok Manggarai Barat, baik di daratan maupun di wilayah pesisir.

Dukungan ini, menurutnya, terbentuk secara alami berdasarkan penilaian masyarakat yang rasional.

  • Bagikan