Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Peduli Keselamatan Anak Sekolah, TNI–POLRI Bangun Jembatan Darurat di Wae Songka

Kontributor : Redaksi Editor: Tim Redaksi
  • Bagikan
IMG 20260202 230335
Kepolisian Sektor (Polsek) Kuwus mengambil langkah cepat dan humanis dengan membangun jembatan penyeberangan darurat bagi anak-anak sekolah yang setiap hari harus melintasi sungai berarus deras di Wae Songka, Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat. (foto : isth).

LABUAN BAJO, NTTNEWS.NET – Kepolisian Sektor (Polsek) Kuwus mengambil langkah cepat dan humanis dengan membangun jembatan penyeberangan darurat bagi anak-anak sekolah yang setiap hari harus melintasi sungai berarus deras di Wae Songka, Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat.

Pembangunan jembatan darurat tersebut dilaksanakan pada Senin, 2 Februari 2026, mulai pukul 09.00 WITA, sebagai bentuk mitigasi bencana dan perlindungan keselamatan anak sekolah, khususnya pelajar yang tinggal di Kampung Lesem, Desa Golo Lajang, dan bersekolah di SDK Wetik serta SMP Negeri 1 Kuwus Barat di Desa Golo Riwu, Kecamatan Kuwus Barat.

Kapolsek Kuwus, IPTU Arsilinus Lentar, dalam laporannya menyampaikan bahwa jembatan darurat ini dibangun karena tingginya risiko keselamatan yang dihadapi para siswa saat musim hujan.

Baca Juga :  Bupati Mabar Ajak 1.308 PPPK Paruh Waktu Tingkatkan Etos Kerja dan Peduli Lingkungan

“Mengingat keselamatan anak-anak sekolah, baik SD maupun SMP, yang setiap hari harus menyebrangi sungai dengan arus deras dan lebar sekitar 15 hingga 20 meter, Polsek Kuwus berinisiatif membangun jembatan penyeberangan darurat khusus untuk mereka,” ujar IPTU Arsilinus Lentar.

Ia menjelaskan, jumlah siswa yang terdampak langsung sebanyak 21 orang, terdiri dari 11 siswa SD dan 10 siswa SMP, yang selama ini terpaksa menyeberangi sungai tanpa sarana pengaman memadai.

Menariknya, jembatan darurat tersebut juga menjadi penghubung dua wilayah hukum kepolisian, yakni Kampung Lesem, Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar yang berada di bawah wilayah hukum Polsek Macang Pacar, serta Desa Golo Riwu, Kecamatan Kuwus Barat yang berada di bawah wilayah hukum Polsek Kuwus.

Baca Juga :  Polres Manggarai Barat Buka Pendaftaran Satpam, Peluang Kerja Baru Bagi Pemuda Lokal

Pembangunan jembatan ini, lanjut Kapolsek, merupakan tindak lanjut dari keluhan masyarakat dan para guru yang merasa resah dan khawatir terhadap keselamatan anak-anak, terutama saat debit air sungai meningkat drastis di musim hujan.

“Masukan dari masyarakat dan pihak sekolah menjadi dasar utama kami. Mereka sangat khawatir karena setiap hujan deras, arus sungai meningkat dan sangat berbahaya bagi anak-anak,” ungkapnya.

  • Bagikan