Stefanus berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kesadaran pelaku UMKM untuk menjaga kualitas kuliner mereka, baik dari segi kebersihan maupun penyajian.
“Kami berharap, ke depan, pelaku UMKM yang bergerak di bidang kuliner benar-benar memperhatikan aspek kebersihan dan higienitas dalam penyajian makanan mereka. Hal ini penting untuk memberikan kesan baik, tidak hanya bagi wisatawan domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara,” ungkap Stefanus.
Selama tiga hari pelatihan, peserta mendapatkan materi edukasi teori di dalam kelas selama dua hari, yang disampaikan oleh narasumber berkompeten, termasuk praktisi kuliner senior dan pengajar dari SMKN 1 Labuan Bajo. Hari ketiga, peserta melakukan praktik lapangan di SMKN 1 Labuan Bajo.
“Narasumber berasal dari berbagai latar belakang, seperti praktisi kuliner dari hotel, pengusaha UMKM kuliner lokal, dan akademisi dari SMKN 1 Komodo Labuan Bajo,” jelas Stefanus.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas kuliner di Labuan Bajo, sehingga dapat mendukung kemajuan pariwisata Manggarai Barat sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia. **
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









